The 2nd International Seminar on Language Teaching, Linguistics, Literature, and Art (INSEOLETA): Exploring AI in Language Education

Bengkulu, 8 November 2025. Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni bekerja sama dengan Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu sukses menyelenggarakan The 2nd International Seminar on Language Teaching, Linguistics, Literature, and Art (INSEOLETA) 2025. Seminar internasional yang dilaksanakan secara hibrida (hybrid) ini menjadi forum akademik yang mempertemukan mahasiswa, dosen, akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai institusi di tingkat nasional maupun internasional.

Foto Bersama Narasumber, Pemakalah, dan Peserta Inseoleta 2026

Mengangkat tema “AI in Language Teaching, Linguistics, and Literature: Challenges and Opportunities”, INSEOLETA 2025 membahas perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) serta implikasinya terhadap pengajaran bahasa, kajian linguistik, sastra, dan penelitian. Tema tersebut semakin relevan seiring dengan pesatnya pemanfaatan teknologi AI dalam berbagai aktivitas akademik, mulai dari pengembangan bahan ajar dan media pembelajaran hingga analisis data dan pengembangan penelitian bahasa dan sastra.

Pembicara utama pada INSEOLETA ke-2 tahun 2026 yaitu Prof. Dr. Wisma Yunita dari Universitas Bengkulu, Indonesia; Assoc. Prof. Dr. Hulya Tuncer dari Cukurova University, Turkiye; Dr. Finita Dewi dari Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia; serta Mehreen Ayaz dari Shaheed Benazir Bhutto Women University Peshawar, Pakistan. Kehadiran para narasumber dari berbagai latar belakang akademik tersebut memberikan perspektif yang beragam mengenai perkembangan, peluang, tantangan, serta pemanfaatan AI dalam pendidikan bahasa, linguistik, dan sastra.

Dalam seminar, para narasumber mengupas berbagai isu penting terkait transformasi pembelajaran dan penelitian pada era kecerdasan artifisial. Pemanfaatan AI membuka peluang bagi pendidik dan peneliti untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan efektif. Di sisi lain, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan yang perlu mendapat perhatian, khususnya berkaitan dengan etika akademik, integritas ilmiah, literasi digital, kreativitas, serta penggunaan teknologi secara bertanggung jawab.

Diskusi yang berlangsung dalam INSEOLETA 2025 tidak hanya menempatkan AI sebagai perangkat teknologi, tetapi juga sebagai fenomena yang membawa perubahan terhadap cara manusia belajar, mengajar, meneliti, dan menghasilkan pengetahuan. Karena itu, kemampuan menggunakan AI perlu disertai dengan kemampuan berpikir kritis, kesadaran etis, dan tanggung jawab akademik agar teknologi dapat memberikan manfaat optimal bagi peningkatan mutu pendidikan dan penelitian.

Pelaksanaan seminar secara hibrida juga memberikan kesempatan yang lebih luas bagi peserta dari berbagai daerah dan negara untuk terlibat dalam pertukaran gagasan. Interaksi antara narasumber dan peserta menjadi ruang diskusi akademik yang memperkaya pemahaman mengenai berbagai praktik dan perkembangan terkini pemanfaatan AI dalam pengajaran bahasa, linguistik, dan sastra.

Melalui penyelenggaraan The 2nd INSEOLETA 2025, Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni bersama Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu terus memperkuat budaya akademik dan jejaring kolaborasi pada tingkat internasional. Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendorong dosen, mahasiswa, peneliti, dan praktisi untuk merespons perkembangan teknologi secara kritis, kreatif, adaptif, dan bertanggung jawab.

INSEOLETA diharapkan terus berkembang sebagai forum ilmiah internasional yang mempertemukan berbagai perspektif dan hasil kajian mutakhir dalam bidang pengajaran bahasa, linguistik, sastra, dan seni. Melalui kolaborasi akademik lintas institusi dan negara, seminar ini diharapkan turut memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus memperkuat daya saing akademik Universitas Bengkulu di tingkat internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *