Bengkulu Selatan – Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Bengkulu melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) melalui Skema Bantuan Pendanaan PNBP Fakultas dengan menggandeng MGMP Bahasa Indonesia SMA Bengkulu Selatan. Kegiatan bertajuk “Pelatihan Penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM) dan Instrumen Asesmen dengan AI Generatif pada MGMP Bahasa Indonesia SMA Bengkulu Selatan” tersebut dilaksanakan di Aula SMAN 5 Bengkulu Selatan, Kota Manna, pada 20 Mei 2026.
Pelatihan ini diikuti oleh 42 guru Bahasa Indonesia yang tergabung dalam MGMP Bahasa Indonesia SMA Bengkulu Selatan. Kegiatan diarahkan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru, khususnya dalam merancang Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM), mengembangkan instrumen asesmen yang sesuai dengan tujuan pembelajaran, serta memanfaatkan perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) Generatif secara tepat dalam mendukung tugas-tugas profesional guru.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu bersama peserta MGMP Bahasa Indonesia SMA Bengkulu Selatan di Aula SMAN 5 Bengkulu Selatan, Kota Manna, 20 Mei 2026.
Kolaborasi Perguruan Tinggi dan MGMP untuk Penguatan Kompetensi Guru
Kegiatan pengabdian merupakan wujud kolaborasi antara Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu dan MGMP Bahasa Indonesia SMA Bengkulu Selatan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia. Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam mendiseminasikan pengetahuan dan perkembangan teknologi pembelajaran kepada para guru di daerah.
Acara diawali dengan sambutan Kepala SMAN 5 Bengkulu Selatan sebagai tuan rumah. Selanjutnya, Ketua MGMP Bahasa Indonesia SMA Bengkulu Selatan menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya kegiatan pengembangan kompetensi guru, terutama dalam menghadapi perubahan paradigma pembelajaran dan pesatnya perkembangan teknologi digital.
Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Dr. Noermanzah, S.Pd., M.Pd., dosen Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu. Materi difokuskan pada penyusunan Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM), pengembangan instrumen asesmen, serta strategi pemanfaatan AI Generatif untuk membantu guru merancang perangkat pembelajaran secara lebih efektif dan inovatif.
Guru Dikenalkan dengan Pemanfaatan AI Generatif dalam Pembelajaran
Dalam sesi materi, peserta memperoleh pemahaman mengenai perkembangan kecerdasan artifisial serta perbedaan antara AI dan AI Generatif. Pembahasan kemudian diarahkan pada pemanfaatan AI Generatif dalam konteks pendidikan, khususnya sebagai alat bantu bagi guru dalam merancang pembelajaran, mengembangkan materi, menyusun aktivitas belajar, dan menghasilkan rancangan instrumen asesmen.

Dr. Noermanzah, S.Pd., M.Pd. menyampaikan materi tentang AI dan AI Generatif serta pemanfaatannya dalam penyusunan perangkat pembelajaran.
Pemanfaatan AI Generatif dalam pelatihan tidak ditempatkan sebagai pengganti peran profesional guru. Teknologi tersebut diperkenalkan sebagai alat bantu yang tetap memerlukan kemampuan guru dalam memberikan instruksi, memeriksa ketepatan hasil, menyesuaikan dengan karakteristik peserta didik, serta memastikan keselarasan antara tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan asesmen.
Pendekatan tersebut menjadi penting karena penggunaan AI dalam pendidikan perlu disertai kemampuan berpikir kritis dan tanggung jawab profesional. Guru tetap memegang peran utama dalam menentukan kualitas rancangan pembelajaran dan memastikan bahwa hasil yang dihasilkan AI sesuai dengan konteks pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah.
Tidak Hanya Teori, Peserta Langsung Praktik Menyusun RPM dan Asesmen
Pelatihan dirancang secara interaktif melalui kombinasi penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, dan praktik langsung. Setelah memperoleh pemahaman konseptual, para peserta diarahkan untuk mempraktikkan pemanfaatan AI Generatif dalam membantu menyusun RPM dan instrumen asesmen.

Suasana peserta MGMP Bahasa Indonesia SMA Bengkulu Selatan mengikuti pelatihan penyusunan RPM dan instrumen asesmen berbantuan AI Generatif.
Dalam sesi praktik, narasumber memberikan pendampingan kepada peserta sehingga guru dapat mencoba secara langsung bagaimana memberikan perintah atau prompt kepada AI Generatif, mengevaluasi hasil yang dihasilkan, serta melakukan penyempurnaan agar perangkat pembelajaran sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di kelas.

Narasumber mendampingi peserta dalam praktik pemanfaatan AI Generatif untuk mendukung penyusunan perangkat pembelajaran.
Sesi diskusi juga berlangsung aktif. Para guru menyampaikan berbagai pertanyaan dan pengalaman terkait penyusunan perangkat pembelajaran maupun penggunaan teknologi AI dalam menjalankan tugas profesional. Interaksi tersebut membuat pelatihan tidak hanya menjadi ruang transfer pengetahuan dari perguruan tinggi kepada guru, tetapi juga menjadi forum berbagi pengalaman mengenai berbagai persoalan nyata yang dihadapi guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Mendukung Transformasi Pembelajaran Bahasa Indonesia
Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan memiliki pemahaman dan keterampilan yang lebih baik dalam menyusun Rencana Pembelajaran Mendalam dan instrumen asesmen, sekaligus mampu memanfaatkan AI Generatif secara kritis, kreatif, etis, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini juga menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas guru melalui MGMP. Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu tidak hanya menjalankan fungsi pendidikan dan penelitian, tetapi juga berkontribusi secara langsung dalam peningkatan kompetensi guru melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan aktual dunia pendidikan.
Antusiasme 42 guru Bahasa Indonesia SMA Bengkulu Selatan selama kegiatan menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi dalam pembelajaran mendalam dan pemanfaatan AI Generatif menjadi kebutuhan penting bagi pendidik. Melalui penguasaan teknologi yang disertai kompetensi pedagogis yang kuat, guru diharapkan semakin mampu menghadirkan pembelajaran Bahasa Indonesia yang bermakna, kontekstual, inovatif, dan berpusat pada murid. Kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama antara tim pengabdian, mitra, dan peserta. Pelatihan ini diharapkan menjadi salah satu langkah berkelanjutan dalam memperkuat kemitraan antara Program Studi Magister Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bengkulu dan MGMP Bahasa Indonesia SMA Bengkulu Selatan dalam meningkatkan mutu pembelajaran Bahasa Indonesia.
